Rabu, 20 April 2016

Mitos-mitos Seputar Bensin Pertalite

Banyak sekali mitos yang beredar seputar bensin Pertalite ini yang menyebabkan kurang lakunya bensin jenis pertalite ini. Bahkan di Bandung Selatan, sejumlah SPBU melarang para penjual bensin eceran untuk menjual premium dan hanya boleh menjual Pertalite saja.


Nah kali ini saya akan membeberkan mitos-mitos seputar bensin Pertalite yang saat ini beredar di masyarakat, berikut adalah mitos-mitos tersebut:



- Bensin Pertalite menyebabkan mesin motor cepat rusak
- Bensin Pertalite menyebabkan mesin jadi cepat panas
- Pemakaian bensin Pertalite lebih boros dibandingkan dengan  Bensin Premium
- Bensin Pertalite menghasilkan kerak lebih banyak pada ruang pembakaran.
- Bensin Pertalite menyebabkan knalpot motor jadi ngebul
- Bensin Pertalite menyebabkan tenaga motor berkurang
- dsb.

Diatas adalah mitos yang beredar di kalangan masyarakat sekitar, dan tentu saja belum diketahui kebenarannya dan hanya bersifat pendapat saja. 

Nah.... kalau menurut saya pribadi yang juga sebagai pemakai Bensin Pertalite, BBM jenis ini cukup bagus bagi motor saya. Berikut ini adalah yang saya rasakan pada saat motor saya memakai bensin Pertalite:

- Motor jadi lebih enteng gasnya, mungkin karena nilai oktannya lebih tinggi dari Premium
- Motor jadi lebih irit
- Kalau ngebul iya, jika pada RPM tinggi. Dan hal ini bukanlah oli yang terbakar, saya berpendapat bahwa sistem pembakaran motor sayalah yang kurang bagus, bukan karena bensinnya karena pakai premium juga sama seperti itu gejalanya hehe...

LANTAS, apakah yang anda rasakan?  Bagaimana perbedaan antara pakai Pertalite dan Premium?